THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

masa dimana awal menjajaki dunia keperawatan

masa dimana awal menjajaki dunia keperawatan
uhhhhhhhhhhhhh......senangnya......huhhhhh....

nie anggota kelasqu dimana aq kuliah tiap hari...

nie anggota kelasqu dimana aq kuliah tiap hari...
asyik...menyenangkan...kesal,,,emosi,,,capek,,,,semua bercampur dalam 1 kelas ini...

Rabu, 08 Juli 2009

Gangguan Menstruasi : Menorhagia

  1. Konsep Dasar Penyakit

1. Definisi

Menoragia adalah pengeluaran darah yang terlalu banyak, biasanya disertai dengan bekuan darah sewaktu menstruasi. ( Martoadisoebrata, 1981 : 37 )

2. Etiologi

Etiologi menororaghia dikelompokan dalam 4 kategori :

a. Gangguan pembukuan darah

Walaupun keadaan perdarahan tertentu seperti ITP dan penyakit van Willebrands berhubungan dengan peningkatan mennoragia namun efek kelainan pembekuan terhadap individu bervariasi pada wanita dengan trombositopenia kehilanga darah berhubungan dengan jumlah trombosit selama hamil.

b. Dysfunctional Uterine Bleeding ( DUB )

Pada dasarnya peluruhan saat haid bersifat self limited, karena haid berlangsung secara simultan di seluruh endometrium serta jaringan endometrium yang terbentuk oleh estrogen dan progesterone normal yang bersifat labil.

c. Gangguan pada organ pelvis

Berhubungan dengan fibroid pada uterus, adenommiosis, infeksi pelvis, polips endometrial, dan adanya benda asing seperti IUD.

d. Gangguan medis lainnya

Yaitu hipertiroid, dan sindro cushing, menoragia dapat terjadi pada asthenia dan yang baru sembuh dari penyakit berat karena menyebabkan kualitas miometrium yang jelek.

3. Patologis

Bila terjadi nidasi, estradiol dan progesterone akan menghambat FSH dan LH sehingga korpus luteum tidak berkembang lagi. Akibat pengaruh estradial dan progeteron mengalami akan terjadi penyempitan pembuluh darah endometrium yang berlanjut dengan iskemik. Dengan demikian, endometrium akan terlepas dan timbul perdarahan.

4. Penatalaksanaan

Tergantung pada usia pasien, keinginan untuk memiliki anak, ukuran uterus keseluruhan, dan adanya tidaknya fibroid, atau polip. Spektrum pengobatan sangat luas dimulai dari pengawasan sederhana, terapi hormon, operasi luvasif minimal seperti pengangkatan dinding endometrium atau fibroid dan histerektomi.

Dapat juga digunakan veral furrow, nettle’s, agrymony, ramuan cina dan dapat diperkirakan memperkuat uterus.

Vitex juga dianjurkan untuk mengobati mennorraghia dan sinrom pre-menstruasi. Dianjurkan juga pemberian suplemen Fe karena wanita hamil mengalami kehilangan Fe. Dan vitamin yang diberikan yaitu vitamin A, karena wanita banyak kehilangan darah hebat dan biasanya mengalami penurunan kadar vitamin A dan K.

5. Prognosis

Prognosis pada semua ketidakteraturan pada saat haid adalah baik bila diterapi dari awal saat mengalami gejala gangguan haid.

  1. Asuhan Keperawatan

1. Pengkajian

a. Keluhan utama

Terjadi gangguan siklus haid, dan darah yang keluar pada saat haid banyak dan waktu haid juga lebih dari normal. Jumlah darah yang keluar lebih dari normal dan pasien mengeluh gangguan siklus haid.

b. Riwayat keluarga

Pada anggota keluarga ada yang mengalami gangguan siklus haid dan pada lifestyle juga dapat mempengaruhi pada anggota keluarga.

c. Riwayat penyakit yang lalu

Pernah mengalami perdarahan hebat sebelumnya, dan pernah mengalami riwayat trauma pada genitalia, dan mengalami sebelumnya gangguan siklus haid pada masa lalu.

d. Riwayat menstruasi

Keteraturan siklus haid yang dialami sebelumnya, dan jumlah darah yang keluar pada saat haid.

e. Riwayat kontrasepsi

Pada penggunaan kontrasepsi dapat mempengaruhi perdarahan yang berlebihan dan adanya benda asing.

f. Lain-lain

Persepsi wanita terhadap kondisinya, budaya dan pengaruh kesukaan, selain itu pengalaman dengan tenaga kesehatan dan lifestyle, mekanisme koping, dan pengalaman nyeri yang oerbah dirasakan gejala yang sering timbul pada saat mengalami haid.

2. Diagnosa keperawatan yang mungkin muncul

a. Kekurangan volume cairan b. d perdarahan saat haid

b. Gangguan rasa nyama : nyeri b. d proses terjadinya gangguan siklik haid

c. Risiko koping indiviidu inefektif b. d kurangnya pengetahuan terhadap penyebab gangguan siklik haid

d. Gangguan pola tidur b. d respon nyeri akibat gangguan siklik nyeri

e. Kelemahan b. d perdarahan yang terjadi pada saat haid

0 komentar: